bhayangkarajayanews.com-Jember, Upacara penutupan Diktukba (Pendidikan Pembentukan Bintara TNI AD gelombang II tahun 2026 digelar dari lapangan hitam Sekolah Calon Bintara (Secaba) Resimen Induk Daerah Militer V/Brawijaya, Jember Jumat pagi (15/05/2026).
Prajurit Diktukba TNI Angakatan Darat Gelombang II tahun 2026, yang berhasil menjalani pendidikan, juga melewati beberapa tahap seleksi dari jenjang Tamtama ke jenjang Bintara. Mulai dari seleksi kesehatan jasmani, kesehatan rohani, psikologi dan lainnya.
Selanjutnya, 428 prajurit yang sudah menyelesaikan pendidikannya ini akan kembali mengikuti pendidikan lanjutan yaitu kecabangan, selama 4 minggu. Misalnya pendidikan Infanteri, Armed, Arhanud, dan lainnya.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melalui
Danrindam V/Brawijaya adalah Brigjen TNI Mukhamad Albar, S.E., M.M.
Dalam amanatnya Pangdam menghimbau
Prajurit ditekankan senantiasa menjunjung tinggi Sapta Marga, loyalitas, integritas, dan ketangguhan mental, serta menjadikan pelantikan sebagai awal pengabdian.
Ditegaskan pula perubahan status dari Tamtama menjadi
Prajurit Bintara menuntut perubahan pola pikir dan perilaku. Prajurit harus menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta delapan wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.
Penutupan pendidikan ini diharapkan melahirkan Prajurit yang adaptif, profesional, dan loyal terhadap bangsa dan negara.
(Bagus)









