Team Khusus Anti Bandit Lampung Tengah berhasil memburu pelaku pencurian hingga ke Deli Serdang,sumatra Utara

Team Khusus Anti Bandit Lampung Tengah berhasil memburu pelaku pencurian hingga ke Deli Serdang,sumatra Utara

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bhayangkarajayanews_Lampung Tengah. Sabtu 29 Mei 2021-TeamKhusus Anti Bandit (Tekab) 308 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Tengah buru pelaku pencurian sepada motor di Kecamatan Padang Ratu hingga ke Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pelaku berinisial HMN (44) warga Kampung Padang Ratu, Kecamatan Padang Ratu, ditangkap di tempat persembunyian di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (25/5/2021).

Kepala Satreskrim AKP Edy Qorinas mewakili Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan, HMN merupakan satu dari dua pelaku pencurian satu unit motor Kawasaki KLX milik warga, Kamis 4 Maret 2021 lalu.

“Saat kasus pencurian tersebut kami lakukan penyelidikan, pelaku HMN ini ternyata telah melarikan diri ke Deli Serdang, Sumatera Utara,” kata AKP Edy Qorinas.

Setelah dipastikan keberadaan HMN di Deli Serdang, Tekab 308 Polres Lamteng berkoordinasi dengan Polresta Medan melakukan penangkapan.

“Pelaku bersembunyi di Kelurahan Sunggal Kanan, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, berhasil ditangkap dengan dibantu personel Polresta Medan,” jelas Kasatreskrim.

Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya HMN dibawa ke Lampung Tengah untuk kemudian dilakukan penyidikan atas perkara pencurian sepada motor yang ia lakukan.

Keterangan pelaku HMN bahwa aksi pencurian sepeda motor Kawasaki KLX itu ia lakukan berdua.

HMN bertugas sebagai eksekutor dengan merusak kunci motor.

Pelaku HMN merusak kontak motor dengan menggunakan kunci leter T.

Lalu motor ia dorong ke luar rumah, dan ia nyalakan di luar halaman rumah.

“Saya yang rusak kontak (motor) dengan kunci leter T. Saya juga yang bawa motor keluar rumah, dan saya simpan di rumah (Kampung Padang Ratu),” jelasnya.

Pelaku mengatakan, motor kemudian ia jual kepada seseorang di Padang Ratu dengan harga Rp 16 juta.

Setelah itu hasil dari curian itu ia gunakan untuk ongkos pulang ke Deli Serdang.”

Saya langsung pulang (ke Deli Serdang) ongkosnya dari hasil penjualan motor. Uangnya kami bagi dua,” kata HMN.

Aksi pencurian motor milik korban R (39) warga Kampung Kuripan, Kecamatan Padang Ratu, terjadi setelah korban tak melihat Kawasaki KLX miliknya di bagian samping rumahnya.

Keterangan korban R kepada penyidik Satreskrim Polres Lamteng, Kamis 4 Maret, ia memarkirkan motornya di bagian samping teras rumahnya.

“Saya parkirkan motor di bagian samping rumah sekitar pukul 23.00 WIB waktu itu. Paginya saya bangun tidur sekitar pukul 07.00 WIB, motor saya sudah raib,” terang korban.

Kemudian korban menanyakan keberadaan motornya kepada sang istri, namun sang istri tak mengetahui juga kendaraan roda dua milik suaminya.

“Kami buka (rekaman) CCTV, ternyata rumah kami didatangi dua orang dengan cara mengendap-endap masuk ke bagian samping rumah,” terangnya.

Mengetahui dirinya menjadi korban pencurian, korban R kemudian melaporkan peristiwa itu ke Satreskrim Polres Lamteng, dengan barang bukti rekaman CCTV.

(Bjn Lamteng)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *