Waduh , Penganiayaan Terhadap Jurnalis Tempo, Berujung Laporan Polisi

Waduh , Penganiayaan Terhadap Jurnalis Tempo, Berujung Laporan Polisi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Bhayangkarajayanews_Jakarta. Senin 29 Maret 2921 – Jurnalis Tempo Nurhadi didampingi sejumlah aktivis dari KontraS, LBH Surabaya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melaporkan penganiayaannya ke Polda Jawa Timur. Fatkhul Khoir dari kontraS mengatakan telah terjadi kekerasan yang diduga melibatkan oknum aparat.

 

Selain melapor, mereka juga meminta polisi memberikan jaminan keamanan pada Nurhadi dan keluarga.

 

“Karena situasi yang dialami sebenarnya bukan hanya luka fisik, tapi lebih dalam kondisi ketakutan karena merasa terancam dan lain sebagainya,” ujar Fatkhul Khoir dalam keterangannya, Minggu (28/3).

 

Selain ke Polda Jatim, laporan juga dilayangkan ke Propam Mabes Polri karena terduga pelaku adalah oknum kepolisian. KontraS dan aktivis juga bakal menyurati Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). “Agar Mas Nurhadi segera mendapatkan perlindungan,” kata Fakhtul.

 

Laporan ke Polda Jatim dengan dasar empat pasal pelanggaran. Yakni Pasal 170, Pasal 351, Pasal 355, dan Pasal 18 UU tentang Pers.

 

Wartawan Tempo Dianiaya di Pernikahan Anak Pejabat Pajak yang Disidik KPK

 

Penganiayaan jurnalis Tempo Nurhadi diduga dilakukan aparat dalam acara pernikahan anak lelaki eks Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji dan anak perempuan Kombes Ahmad Yani, mantan Karo Perencanaan Polda Jatim, pada Sabtu (27/3/2021)*

 

Nurhadi ke sana untuk melakukan tugas jurnalistik mengkonfirmasi Angin Prayitno yang tengah disidik KPK. Nurhadi sempat masuk ke gedung perkawinan, memotret pelaminan. Wartawan yang sudah 6 tahun bergabung di Tempo itu tidak tahu ada tanda larangan memotret.

 

Hal itu membuat kalap petugas dan sejumlah orang berbadan kekar. Mereka menganiaya Nurhadi sehingga menderita luka. Bahkan mereka hendak membawa alumnus IPB berusia 33 tahu itu ke Pelabuhan Tanjung Perak, kemudian menyekap di hotel sebelum membawanya pulang.

 

Angin sudah ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam kasus dugaan suap pajak bernilai puluhan miliar rupiah. Ia juga telah dicekal ke luar negeri.

 

(Red)*

(Sumber:Publicanews)*

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *